Administrator

HeWi foundation
Office : Pajangan RT 01 RW 16 Wedomartani, Ngemplak, Sleman, Yogyakarta.
Phone. 0815-7883-2020

Sabtu, 20 Juni 2015

Fenomena Bulan, Venus, dan Jupiter dalam Formasi Konjungsi 2015


 https://scontent-hkg3-1.xx.fbcdn.net/hphotos-xtp1/v/t1.0-9/10849986_861025387301897_6268683523838602496_n.jpg?oh=93e2bee47b8ae99f1a10b70a98bd3bbc&oe=562FE314




Tanggal 20 Juni 2015 telah terjadi fenomena luar biasa dimana 3 buah benda langit yakni Bulan, Venus, dan Jupiter sangat jelas terlihat membentuk formasi segitiga. Fenomena ini dapat dilihat diseluruh dunia dengan sangat jelas tanpa bantuan teropong.


They are the two brightest planets in the night sky – the cloud-covered world of Venus and the enormous gas giant Jupiter. Put them together and it’s a double delight. We are set for a stunning sight at the end of the month that’s sure to attract attention.
Over the next fortnight, the two planets will slowly make their way towards each other in the north-western sky. They are visible each evening for a few hours after sunset.
On Saturday, June 20, the thin crescent moon will sit alongside the duo, with Venus below and Jupiter above.

After sunset on June 20, the crescent moon (enlarged in this image) alongside Venus and Jupiter. Museum Victoria/stellarium
But by July 1, the distance between the two planets will have dramatically shrunk - the pair will mimic a splendid double star.
In real terms, the two planets are over 800 million km apart but to us here on Earth they’ll appear to be almost touching.
The Wanderers
In our everyday experience, there’s not much to see changing in the night sky.
The stars appear fixed within their constellations, rising and setting at the same time each year. It’s only on time scales measuring tens of thousands of years that the stars drift far enough to mess with our constellation patterns. It makes for fantastic animations as seen here, but causes no confusion for backyard stargazers.
Other changes are more of the transient kind - meteors, comets, novae and supernovae that on the right occasion can light up the sky quite spectacularly.
Such sights are impressive but there’s something to be said about the stately movements of the planets. They provide an easy focus for checking the sky each night (or month) to see which ones are about and where they sit against the backdrop of the distant stars.
Tied To The Zodiac
The planets are always found within the band of constellations known as the zodiac. This marks out the plane of our solar system.

The sun follows a path in the sky that runs through the zodiac constellations. kaelouise.com
Imagine that we could see both the sun and the stars at the same time. As the Earth moves around the sun, it causes the sun to drift against the background stars. The path the sun appears to follow is called the ecliptic and the zodiac constellations are built around it.
It then follows that since all the planets orbit the sun within roughly the same plane, they too are found closely bound to the zodiac constellations and that’s where we watch them pass by each other.
Linked To The Sun
Venus, being closer to the sun than the Earth, can only be seen setting in the west after sunset or rising in the east before sunrise. It’s the same for Mercury. It’s as if the planets are tied to the sun and can never drift too far away.
The outer planets are another story. Just last February, Jupiter reached opposition, a time when the planet rises in the east as the sun sets in the west. But over the last four months, Jupiter has slowly made its way to the western sky to now meet up with Venus.

The two planets meet on July 1. Museum Victoria/stellarium
Officially the two planets reach conjunction, or appear closest together, at 2:02pm (AEST) on July 1. But they won’t be visible in the daytime sky. That evening is when we will see them at their closest and they’ll also look great a few days either side of that date.
With their dazzling brightness and their light so steady, compared to the twinkling light of the stars, it’ll be good fun to watch the planets as they approach each other over the coming nights.

Sabtu, 11 April 2015

Gelar Dokter Spesialis dan Artinya

 
Pernahkah Anda mencermati gelar dokter ketika Anda sedang berobat ke rumah sakit pada dokter spesialis??
Sebagai contoh misalnya seorang dokter syaraf dengan gelar Sp.S dibelakang nama yang artinya spesialis syaraf, namun ada beberapa dokter yang memiliki gelar Sp.S (K). Apa maksud huruf K dibelakang gelar tersebut dan apa perbedaanya dengan gelar tanpa huruf K?
Berikut beberapa gelar dokter dan artinya serta bidang yang ditangani.
  • Sp.PD: Spesialis Penyakit Dalam. Gelar ini saya kira cukup jelas, hanya saja banyak pula sub spesialis di dalamnya, dimana seorang Sp.PD menjadi ahli di dalamnya. Biasanya gelar tambahan ini banyak dimiliki oleh dokter sekaligus dosen di fakultas kedokteran. Contohnya: KGH: Konsultan Ginjal Hipertensi, KGEH: Konsultan Gastro-Entero-Hepatologi, KKV: Konsultan Kardiovaskular, KHOM: Konsultan Hematologi-Onkologi Medik, dan lain-lain. Ada kemungkinan sub-sub bagian ini akan berkembang menjadi spesialisasi sendiri di masa yang akan datang seperti yang sudah terjadi pada beberapa sub bagian penyakit dalam tertentu.
  • Sp.P: Spesialis Paru. Ini merupakan pengembangan sub bagian penyakit dalam menjadi spesialisasi sendiri. Spesialis ini menangani berbagai penyakit paru-paru.
  • Sp.JP: Spesialis Jantung dan pembuluh. Merupakan pengembangan spesialisasi dari penyakit dalam. Ahli ini menangani pasien jantung dengan kemampuan untuk melebarkan atau  memasang cincin pada penyempitan pembuluh koroner yang menyebabkan serangan jantung, memasang alat pacu jantung, dan berbagai tindakan invasif lainnya.
  • Sp.A: Spesialis Anak. Ini mungkin selevel dengan Sp.PD dalam cakupan ruang lingkup tugas dan tanggungjawabnya,hanya bedanya mereka  menangani pasien anak. Berbeda dengan Sp.PD, Sp.A nampaknya tidak membakukan gelar-gelar konsultan sub bagian seperti pada Sp.PD. Hanya saja di belakang gelar Sp.A biasanya ditambah dengan hurup K yang artinya konsultan jadi gelarnya menjadi Sp.A(K).
  • Sp.S: Spesialis Saraf. Menangani penyakit-penyakit saraf atau terkait dengan fungsi otak, saraf tulang belakang, dan saraf tepi. Penyakit-penyakit seperti stroke, kelumpuhan, ayan atau epilepsi adalah contoh penyakit yang ditangani oleh spesialisasi in. Untuk konsultan biasanya di tambah pada bagian akhir dengan huruf K : Sp.S(K)
  • Sp.PK: Spesialis Patologi klinik. Dokter ini lebih banyak bertugas di laboratorium untuk memeriksa dan menginterpretasi pemeriksaan laboratorium pasien, contohnya pemeriksaan darah, pemeriksaan cairan otak, pemeriksaan lab yang lain. Biasanya mereka tidak membuka praktek sendiri dengan gelar spesialisnya, tapi kadang mereka berpraktek sebagai dokter umum. Untuk konsultan memakai tambahan hurup K.
  • Sp.PA: Spesialis Patologi Anatomi. Spesialis ini juga lebih banyak bekerja di laboratorium, hanya saja yang mereka periksa adalah sel dan jaringan tubuh. Sebagai contoh apabila seseorang memiliki benjolan di payudara, maka dokter spesialis ini bisa mengambil contoh benjolan tersebut untuk diperiksa untuk menentukan apakah benjolan tersebut jinak atau ganas. Sering dokter spesialis bidang lain mengirim contoh jaringan ke Sp.PA untuk mendapatkan masukan tentang diagnosis dan pengobatan pasiennya. Untuk konsultan memakai huruf K.
  • Sp.R: Spesialis Radiologi. Dokter ini bertugas melakukan pemeriksaan image atau gambar-gambar medis seperti foto rontgen, CT-Scan, MRI, dan prosedur-prosedur lain untuk membantu mendiagnosis penyakit pasien dan pada keadaan tertentu mengobati pasien. Dokter ini juga memberikan terapi radiasi untuk pasien penderita kanker. Untuk konsultan memakai tambahan K.
  • Sp.M: Spesialis Mata
  • Sp. THT-KL: Spesialis Telinga Hidung Tenggorokan-Kepala dan Leher. Dulu hanya dipakai Sp.THT namun nampaknya spesialisasi ini mengembangkan bidang tugasnya. Untuk konsultan memakai huruf K
  • Sp.OG:  Spesialis Obstetri Ginekologi atau spesialis kebidanan dan kandungan. Konsultan memakai huruf K
  • Sp.And: Spesialis Andrologi. Spesialis yang menangani kelainan-kelainan terkait hormon seksual pada laki-laki. Pasien-pasien disfungsi ereksi, dan gangguan seksual lainnya bisa berkonsultasi pada dokter spesialis ini.
  • Sp.MK: Spesialis Mikrobiologi Klinik. Dokter yang bertugas mengidentifikasi kuman yang menyebabkan penyakit pada pasien. Lebih banyak bekerja di laboratorium.
  • Sp.B: Spesialis Bedah. Biasanya disebut juga spesialis bedah umum karena bisa menangani berbagai penyakit yang memerlukan pembedahan. Biasanya untuk menjadi dokter bedah yang lebih khusus, mereka harus menjadi Sp.B dulu, namun kini hal tersebut mulai berubah dan sudah ada yang membolehkan langsung ke spesialis bedah yang lebih khusus.
  • Sp.BD: Spesialis Bedah Digestif. Spesialis bedah untuk penyakit organ-organ pencernaan seperti usus, hati, pankreas, kantong empedu.
  • Sp.BOT: Spesialis Bedah Orthopedi dan Traumatologi, menangani pembedahan tulang, otot dan ligamen (jaringan yang menyambung otot dan tulang), serta keadaan yang diakibatkan oleh trauma atau luka akibat kecelakaan, bencana dan sebagainya.
  • Sp.BS: Spesialis Bedah Saraf. menangani pembedahan saraf seperti otak, tulang belakang, dan saraf-saraf yang lain.
  • Sp.BTKV: Spesialis Bedah Thoraks Kardiovaskular. Menangani bedah pada organ dada termasuk jantung dan pembuluh darah jantung, dan paru-paru
  • Sp.BP: Spesialis Bedah Plastik
  • Sp.BA: Spesialis Bedah Anak
  • Sp.BOnk: Spesialis Bedah Onkologi. Dokter yang menangani pembedahan tumor dan kanker.
  • Sp.U: Spesialis Urologi. Dulu disebut Sp.BU Spesialis Bedah Urologi. Menangani pembedahan ginjal dan saluran kemih, dan alat kelamin.
  • Sp.GK: Spesialis Gizi Klinik. Menangani perawatan gizi pada penyakit seperti pada diabetes, kegemukan dan keadaan-keadaan lain yang memerlukan penanganan gizi. Spesialis ini relatif masih baru. Saat ini pendidikannya hanya ada di Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin Makassar.
  • Sp.RM: Spesialis Rehabilitas Medik. Dokter ini bertugas untuk melakukan rehabilitasi fungsi-fungsi fisik dan organ yang mengalami gangguan akibat kondisi dan penyakit tertentu  misalnya pasien pasca stroke yang kesulitan berbicara dan berjalan, pasien dengan fungsi paru yang menurun akibat penyakit paru kronis atau menahun dan lain-lain.
  • Sp.KK: Spesialis kulit dan Kelamin. Dokter spesialis ini adapula yang lebih terkonsentrasi ke kecantikan dan kosmetik.
  • Sp.An: Spesialis Anestesiologi. Dokter spesialis yang bertugas melakukan pembiusan serta penanganan pasien-pasien di ICU. sekarang telah berkembang pula sub spesialisasi atau konsultan dari bidang ini sebagai contoh: Sp.An-KIC Spesialis Anastesi-Konsultan Intensive Care atau intensivist yang merupakan sub bagian yang mendalami penanganan pasien-pasien gawat di ICU.
  • Sp.KJ: Spesialis Kedokteran Jiwa. Ahli inilah yang menangani pasien-pasien jiwa (gila), gangguan mental lainnya. Masyarakat masih sering bingung membedakan dokter untuk orang gangguan mental. Sering orang bilang bahwa orang gangguan dengan mental perlu perawatan dokter saraf padahal itu bagian Sp.KJ.
  •  

Selasa, 17 Maret 2015

Awal Mula Munculnya Ogoh-Ogoh Dan Maknanya.



Banyaknya versi yang beredar di masyarakat Bali yang menjelaskan tentang awal mula munculnya ogoh-ogoh. Agak sulit sebetulnya menentukan kapan awal mula ogoh-ogoh muncul. Namun, diperkirakan ogoh-ogoh tersebut dikenal sejak jaman Dalem Balingkang. Pada saat itu ogoh-ogoh digunakan pada saat upacara Pitra Yadnya. Pitra Yadnya adalah upacara pemujaan yang ditujukan kepada para pitara dan kepada roh-roh leluhur umat Hindu yang telah meninggal dunia.

Namun ada pendapat lain yang menyebutkan ogoh-ogoh tersebut terinspirasi dari Tradisi Ngusaba Ndong-Nding di Desa Selat Karangasem. Perkiraan lain juga muncul dan menyebutkan barong landung yang merupakan perwujudan dari Raja Jaya Pangus dan Putri Kang Cing Wei (pasangan suami istri yang berwajah buruk dan menyeramkan yang pernah berkuasa di Bali) merupakan cikal-bakal dari munculnya ogoh-ogoh yang kita kenal saat ini. Informasi lain juga menyatakan bahwa ogoh-ogoh itu muncul tahun 70 – 80-an. Ada juga pendapat yang menyatakan ada kemungkinan ogoh-ogoh itu dibuat oleh para pengerajin patung yang telah merasa jenuh membuat patung yang berbahan dasar batu padas, batu atau kayu, namun di sisi lain mereka ingin menunjukan kemampuan mereka dalam mematung, sehingga timbul suatu ide untuk membuat suatu patung dari bahan yang ringan supaya hasilnya nanti bisa diarak dan dipertunjukan.

Makna Yang Terkandung Dalam Pawai Ogoh-Ogoh

Ogoh-ogoh merupakan cerminan sifat-sifat negatif pada diri manusia. Tradisi ini mengingatkan masyarakat Bali khususnya. Selain itu, ogoh-ogoh diarak keliling desa bertujuan agar kekuatan negatif yang ada di sekitar desa agar ikut bersama ogoh-ogoh. Ritual meminum arak bagi orang yang mengarak ogoh-ogoh di anggap sebagai perwakilan dari sifat buruk yang ada di dalam diri manusia. Beban dari berat yang mereka gendong adalah sebuah sifat negatif, seperti cerminan sifat-sifat raksasa, ketika manusia menyadari hal ini.

Akhir pengarakan ogoh-ogoh, masyarakat akan membakar figur raksasa ini, boleh jadi dikatakan membakar (membiarkan terbakar habis) sifat-sifat yang seperti si raksasa. Ketika semua beban akan sifat-sifat negatif yang selama ini mengambil (memboroskan) begitu banyak energi kehidupan seseorang, maka seseorang akan siap memulai sebuah saat yang baru. Ketika segalanya menjadi hening, masyarakat diajak untuk siap memasuki dan memaknai Nyepi dengan sebuah daya hidup yang sepenuhnya baru dan berharap menemukan makna kehidupan yang sesungguhnya bagi dirinya dan segenap semesta.

Minggu, 15 Maret 2015

SISTEM PENDIDIKAN "KNOWING" VS "BEING"

Para orang tua dan guru yang berbahagia....,

satu hari saya kedatangan seorang tamu dari negeri Eropa, dan seperti biasa setelah tugas-tugas utama kami selesai, saya selalu menawarkan dan mengajak rekan saya untuk berjalan-jalan melihat-lihat keindahan objek-objek wisata kota Jakarta dan sekitarnya.

Dan sepanjang jalan kami terus berbincang-bincang mengenai berbagai hal. Dan pada saat kami ingin menyeberang jalan kawan saya ini selalu berusaha untuk mencari zebra cross untuk tempat kita menyebrang.

Berbeda dengan saya sendiri dan kebanyakan orang Jakarta pada umumnya yang dengan mudahnya menyeberang jalan dimana saja ia suka, bahkan tidak hanya menyebrang jalan, banyak dari mereka yang dengan santainya melompati pagar pembatas jalan yang tingginya hampir satu meter.

Dan sungguh aneh bahwa teman saya ini tetap saja tidak terpengaruh oleh situasi, dan masih saja terus mencari zabra cross setiap kali dia mau menyeberang. Meskipun saya tahu bahwa di Indonesia tidak setiap jalan dilengkapi dengan zebra cross.

Dan yang lebih memalukan lagi adalah bahwa meskipun sudah ada zebra cross tetap saja para pengemudi tidak mau memberikan kita jalan dan tetap menancap gasnya sehingga rekan saya ini sering menggeleng-gelengkan kepalanya tanda begitu kagumnya terhadap prilaku bangsa kita.

Sebuah fenomena yang cukup menggelitik yang tampak nyata di depan saya, perbedaan antara teman saya yang dari Eropa ini dengan saya dan bangsa saya.

Dan pada saat kami sedang beristirahat disalah satu tempat wisata, akhirnya tak tahan lagi bagi saya untuk menanyakan pandangan teman saya ini mengenai fenomena menyebrang jalan tadi, meskipun sebenarnya dalam hati kecil saya merasa agak malu juga.

Saya bertanya mengapa orang-orang di negara kami menyebrang tidak pada tempatnya, meskipun sesungguhnya jika ditanya mereka tahu bahwa Zebra Cross itu adalah tempat untuk menyebrang jalan.

Sementara saya perhatikan, anda selalu konsisten mencari zebra Cross untuk tempat menyebrang meskipun tidak semua jalan di negara kami dilengkapi dengan zebra cross, tanya saya padanya.

Setelah selesai menyantap makan siangnya lalu pelan-pelan dia mulai menjawab pertanyaan saya. Katanya.... Edy...Its all happen because of The Education System. Edy semua ini terjadi penyebabnya adalah karena sistem pendidikan, katanya. Wah.. bukan main kagetnya saya mendengar jawaban rekan saya ini, apa hubungannya antara menyebrang jalan sembarangan dengan sistem pendidikan...? dalam hati saya berpikir.

Lalu teman saya ini melanjutkan penjelasannya, Di dunia ini ada dua jenis sistem pendidikan, yang pertama adalah sistem pendidikan yang hanya menjadikan anak-anak kita menjadi mahluk “Knowing” atau sekedar tahu saja, sedangkan yang lainnya sistem pendidikan yang mencetak anak-anak menjadi mahluk “Being”.

Lalu saya katakan apa maksudnya....?,

Ya kebanyakan sekolah yang ada hanya bisa mengajarkan banyak hal untuk diketahui para siswanya...sementara sekolah tadi tidak mampu membangun kesadaran siswanya untuk mau melakukan apa yang dia ketahui itu sebagai bagian dari kehidupannya.

Sehingga anak-anak tumbuh hanya menjadi “Mahluk Knowing” hanya sekedar mengetahui bahwa zebra cross adalah tempat menyeberang, tempat sampah adalah untuk menaruh sampah tapi mereka tetap menyebrang dan membuang sampah sembarangan.

Ciri-ciri sekolah semacam ini biasanya memiliki banyak sekali mata pelajaran yang diajarkan pada siswanya...hingga tak jarang membuat para siswanya stress dan mogok sekolah, segala macam di ajarkan dan banyak hal yang di ujikan...tetapi tak satupun dari siswa yang menerapkannya setelah ujian dilakukan ya... karena ujiannyapun hanya sekedar tahu saja “Knowing”.

Sementara di negara kami... sistem pendidikan benar-benar di arahkan untuk mencetak manusia-manusia yang tidak hanya tahu apa yang benar akan tetapi mereka juga mau melakukan apa yang benar sebagai bagian dari kehidupannya.

Di negara kami anak-anak hanya di ajarkan 3 mata pelajaran pokok yakni Basic Sains, Basic Art dan Social yang semuanya dikembangkan melalui praktek langsung dan studi kasus terhadap kejadian nyata yang terjadi diseputar kehidupan mereka. sehingga mereka tidak hanya tahu, malainkan mereka juga mau menerapkan ilmu yang diketahuinya dalam keseharian kehidupan mereka.

Anak-anak ini juga tahu persis alasan mengapa mereka mau atau tidak mau melakukan sesuatu. Cara ini mulai di ajarkan pada anak sejak usia mereka masih sangat dini agar terbentuk sebuah kebiasaan yang kelak akan membentuk mereka menjadi mahluk “Being”. Yakni manusia-manusia yang melakukan apa yang mereka tahu benar.

Wow...! sungguh penjelasan yang luar biasa dan telah membuat saya begitu tercengang...! betapa sekolah itu sesungguhnya begitu memegang peran yang sangat penting bagi pembentukan prilaku dan mental anak-anak bangsa. Betapa sebenarnya sekolah tidak hanya berfungsi sebagai lembaga sertifikasi yang hanya mampu memberi ijazah para anak bangsa.

Ya...kini saya mulai menyadari bahwa sekolah-sekolah kita mestinya lebih di arahkan untuk mencetak generasi yang tidak hanya sekedar tahu tentang hal-hal yang benar tapi jauh lebih penting untuk mencetak anak-anak yang mau melakukan apa-apa yang mereka ketahui itu benar.... Ya...Mencetak manusia-manusia yang “Being”.

Para orang-orang tua dan guru yang saya cintai dimanapun anda berada...,

Mari kita renungkan bersama....

Apakah sekolah-sekolah kita...? ya..! tempat anak-anak kita bersekolah telah menerapkan sistem pendidikan dan kurikulum yang akan menjadikan anak-anak kita untuk menjadi mahluk “Being” atau hanya sekedar menjadi Mahluk “Knowing” saja..?
sumber :
www.ayahkita.blogspot.com
-ayah edy-

Kisah di ambil dari buku Ayah Edy Punya Cerita

Gelaran Jogja Eat Free Day Tahun 2015

     Baru-baru ini Pemerintah Kota Yogyakarta menggelar acara yang bertajuk Eat Free Day yang dilaksanakan pada momen car free day pada hari Minggu tanggal 15 Maret 2015 tepatnya di jalan Sudirman (depan toko buku Gramedia). Acara ini menampilkan berbagai kegiatan dimana kegiatan utamanya adalah makan gratis untuk pengunjung yang hadir dan yang lebih menariknya lagi dalam acara tersebut diramaikan oleh 16 hotel terkemuka di Yogyakarta. Dalam gelaran tersebut panitia menyediakan 3.000 voucher makan gratis yang harus ditukarkan pada stan-stan dari tiap hotel.
     Selain makan gratis, dalam gelaran tersebut juga diselenggarakan berbagai acara diantaranya atraksi jugling oleh bartender, lomba makan, lomba pentas kreatifitas, dan talk show. Acara tersebut dilaksanakan mulai pukul 06.00 s/d 10.00 WIB.

Situasi pembagian kupon makan gratis.


Admin narsis dikit.


Salah satu kupon makan gratis.


Beberapa stan hotel yang berhasil kejepret.




Sayang banget harusnya bisa jadi ajang promosi menu hotel. Tapi ada juga sih yang menampilkan benar-benar menu hotelnya.


Lomba makan shusi


Aksi Jugling Bartender



Talk show dari Radio Sonora


Pentas Seni (sayangnya kurang deket jepretnya)


Kalau yang ini pentas sampah dimana-mana




Kamis, 12 Maret 2015

Tempat Wisata Unik dan Asik di Jogja

Untuk Anda para wisatawan jika Anda berkunjung atau sengaja berwisata ke suatu tempat, pasti yang Anda cari adalah sesuatu hal yang berbeda dari yang biasa. Untuk itu maka HeWi info menawarkan beberapa tempat tujuan wisata di Jogja yang berbeda dari biasanya.

1. Alun-Alun Selatan

    Eit's, jangan salah! Jika alun-alun kidul (selatan) biasa terkenal dengan beringin kembarnya dimana mitosnya jika ada yang bisa berjalan lurus melewati di antara dua beringin dengan mata tertutup maka cita-citanya akan terkabul. Tapi ada wisata unik selain beringin tersebut, yaitu wisata becak hias roda empat. Walaupun disebut becak hias tapi bentuknya sama sekali jauh berbeda dengan wujud becak. Becak hias disini adalah sejenis sepeda yang dimodifikasi dengan bentuk bermacam-macam (rata-rata berbentuk mobil VW kodok) dengan jumlah roda sebanyak empat dan dihiasi lampu berwarna-warni. Becak ini bisa dinaiki sebanyak empat orang. Jangan kaget juga jika Anda berkunjung ke sini karena suara riuh dari sound sistem yang terpasanng di setiap becak menambah ramai suasana. Anda juga bebas memilih musik yang Anda sukai, operator becak akan siap melayani. Usahakan jangan malam minggu jika Anda ingin berkunjung, karena akan sangat ramai sekali. Tarifnya hanya sekitar Rp 40.000,-.

2. Bukit Bintang

    Bukit Bintang ini sebenarnya bukan nama sebenarnya, nama Bukit Bintang ini populer setelah ada film yang menyebutkan nama suatu tempat yakni Bukit Bintang dimana dari tempat tersebut Anda bisa melihat pemandangan kota dengan kerlap-kerlip lampu pada malam hari. Bukit Bintang ini terletak di tepi jalan menuju Wonosari, dari kota Jogja hanya membutuhkan waktu kurang lebih 30 menit. Di Bukit Bintang ini Anda dapat menikmati jagung bakar dan segelas teh/kopi sambil menikmati indahnya kota Jogja dari ketinggian. Kami sarankan jika Anda mempunyai dana lebih untuk menginap di satu-satunya penginapan di Bukit Bintang dimana kamarnya langsung menghadap ke kota Jogja. Nama hotelnya yaitu Bukit Indah Hotel. Jangan tertipu karena dari depan hotel ini tampak seperti hotel biasa, namun jika Anda menginap disini kami jamin akan menjadi pengalaman yang sangat romantis apalagi jika Anda menghabiskan malam bersama pasangan. Dihotel ini juga terdapat restoran yang berada dipinggir tebing dan menghadap langsung ke kota Jogja. Menunya lumayan enak dan harganya tak terlalu menguras kantong.

3. Goa Pindul

    Obyek wisata ini tergolong baru di wilayah Jogja. Lokasinya ada di wilayah Gunung Kidul. Perjalanan dari kota Jogja ke Goa Pindul kurang lebih 1,5 jam. Goa Pindul sebenarnya sama seperti goa-goa yang lainnya, hanya saja untuk menelusuri goa ini harus menggunakan ban sebagai pelampung atau jika Anda sanggup bisa berenang namun tidak disarankan karena sepanjang goa dipenuhi aliran air. Tips jika Anda akan berkunjung kesini yaitu usahakan Anda bersama orang yang paham jalan menuju ke lokasi karena petunjuk arah yang terpasang ada banyak sekali sehingga membingungkan. Jangan takut jika Anda menggunakan kendaraan roda empat ketika menuju kelokasi tepatnya di jalan Wonosari Anda akan diikuti oleh orang dengan sepeda motor yang terkadang menunjuk-nunjuk ke arah mobil Anda. Mereka bukan begal ya! mereka adalah orang-orang yang menawarkan jasa untuk mengantar ke Goa Pindul, boleh dibilang makelar lah! Namun untuk biayanya kami tidak tahu karena belum pernah menggunakan jasa mereka. Untuk informasi lebih lanjut mengenai Goa Pindul, Anda dapat browsing di internet.

4. Sindu Kusuma Edupark

    Mendengar kata tersebut mungkin terasa asing bagi Anda. Ya memang benar! obyek wisata ini tergolong baru di wilayah Jogja karena baru dibuka/diresmikan bulan Nopember tahun 2014. Konsep dari obyek wisata ini adalah taman bermain sehingga sangat cocok sekali jika Anda sekeluarga berlibur ke Sindu Kusuma Edupark. Wahana yang ditawarkan meliputi : Ferris Wheel (bianglala), Segway (semacam otoped yang dipakai di iklan coklat mete), Bumper car, Flying Chair, Carousel, dll. Tiket untuk tiap wahana berkisar Rp 10.000 s/d Rp 25.000. Kecuali untuk Segway sedikit lebih mahal yakni Rp 50.000. Info selengkapnya http://www.kusuma-edupark.com/?page=wahana
Lokasinya berada di tengah kota yakni JL. Magelang KM 2 (Jl. Jambon) Sinduadi, Mlati, Kab. Slema atau Borobudur Plaza ke utara sedikit nanti akan ketemu jalan ke barat (kiri) itulan jl Jambon. Anda ikuti saja jalan tersebut pasti akan ketemu.


5. Wisata Pantai

    Ups! tunggu dulu...pasti yang terbayang dipikiran Anda yaitu Parangtritis, Depok, Baron, Kukup, atau Krakal??. Disini kami informasikan beberapa pantai yang tergolong baru menjadi obyek wisata diantaranya Pantai Drini dimana disana terdapat gugusan pulau karang yang sangat cantik, atau Pantai Watu Kodok yang konon katanya ada batuan karang di tepi laut dengan bentuk menyerupai kodok. Bagi Anda yang hobi memancing mungkin bisa dicoba ke Pantai Wedi Ombo atau yang ingin foto-foto bisa mengunjungi Pantai Pandansari. Di pantai Pandansari terdapat mercusuar setinggi 30 meter dan boleh dinaiki, dan ketika sampai puncak Anda akan disuguhi pemandangan pantai dengan angle yang berbeda. Info lebih lanjut http://www.njogja.co.id/wisata-pantai/pantai-drini-pantai-dengan-pulau-karang-cantik/

view pantai Pandansari


Sementara informasinya hanya itu dahulu, lain waktu akan kami perbaharui.
Buat Neters yang mempunyai info tempat wisata unik dan asik lainya bisa share juga supaya temen-temen lainya yang ingin berkunjung ke Jogja tidak bosan dengan obyek wisata yang itu-itu saja.