Anda pasti sering mendengar kalimat tersebut. Coba
anda pikir lebih dalam lagi. Kalimat tersebut nyatanya hanya dipakai oleh
orang-orang yang malas berusaha tetapi hanya mau enaknya saja (seperti
kebanyakan masyarakat Indonesia). Ingginya dapat penghasilan besar tapi dengan
sedikit kerja. Orang-orang yang seperti itu biasanya cenderung menghalalkan
segala cara bahkan tidak mengindahkan norma-norma. Contohnya seorang tukang
ojek yang malah marah-marah ketika penumpangnya menawar jasa ojeknya yang tidak
sesuai dengan harga yang ditawarkan si tukang ojek tersebut. Mengapa si tukang
ojek harus marah, apakah tidak ada cara lain selain marah?. Padahal jika ia
berlaku dan bertutur kata yang baik pada penumpang bukan tidak mungkin si
penumpang akan kembali menggunakan jasanya, bahkan bisa juga si penumpang
merekomendasikan kepada teman-temannya. Justru dengan demikian malah menambah
keuntungan bagi si tukang ojek.
Di dunia ini ada
banyak sekali peluang usaha. Mulai dari yang biasa sampai yang terdengar unik
dan nyeleneh. Untuk itu maka kita harus pandai-pandai memilih usaha yang
peluang dan keuntungan yang diperoleh masih terbuka lebar. Jika Anda ingin yang
biasa saja maka Anda dapat membuka usaha toko kelontong atau warung makan. Tentu
saja dengan usaha yang biasa maka keuntungan yang diperoleh juga biasa. Tetapi
jika Anda pandai melihat peluang misalnya,jaman sekarang kan banyak para ibu
muda yang merasa terinjak harga dirinya jika hanya menjadi ibu rumah tangga
(mengurusi anak) dan mereka memilih untuk bekerja. Disisi lain anak bayinya
butuh ASI dari sang ibu. Maka kita dapat membuka usaha sebagai kurir ASI. Atau
bisa juga sebagai tukang ojek online. Semakin hari jalanan semakin makin macet,
orang butuh transportasi yang bisa menembus kemacetan salah satunya yaitu ojek.
Dengan kemajuan teknologi maka dapat dimanfaatkan. Anda bisa beriklan lewat
facebook, blog, dan lain sebagainya. Sehingga Anda tak perlu duduk nongkrong di
perempatan menunggu penumpang. Di saat Anda menunggu panggilan dapat
dimanfaatkan untuk usaha antar jemput anak sekolah. Atau sekaigus Anda menerima
jasa kurir barang.
Contoh tersebut
diatas hanya sebagian kecil dari peluang usaha yang ada, anda tinggal
menyesuaikan dengan kemampuan Anda, dan yang pasti jangan malas. Masih banyak
saudara-saudara kita yang notabene memiliki keterbatasan baik fisik maupun
mental yang mempunyai semangat untuk berusaha.
Contoh Usaha yang dapat Anda Tekuni :
1.
Antar jemput anak sekolah
2. Kurir
ASI/laundry/barang lainnya
3. Warung
mi instan versi aslinya / versi pedas
4. Counter
minuman es teh
5. Jasa
Belanja kebutuhan bulanan
6. Rental
motor/proyektor
7. Jual
software database siswa ke sekolah-sekolah
8. Ojek
online
9. Deliveri
order makanan bagi penunggu pasien
10.
Counter pembayaran online dll.

bagus
BalasHapus