Tanpa Anda sadari mungkin Anda
pernah membuang begitu saja benda-benda seperti bekas kaleng softdrink, botol
sirup, botol air mineral, botol bekas shampoo, sabun dan lain sebagainya ke
tempat sampah. Dari tempat sampah paling-paling hanya nunggu diangkut gerobak
sampah atau bahkan hanya berakhir di pekarangan belakang rumah untuk dibakar.
Jika benda-benda tersebut terbuat dari plastic mungkin bisa habis terbakar,
tapi bagaimana dengan kaleng yang tak bisa terbakar atau bahan plastik tertentu
yang susah untuk dibakar. Walhasil hanya meninggalkan sisa yang akan mencemari
tanah.
Pernahkah
Anda terpikir untuk mengumpulkannya?. Mungkin bagi sebagian orang yang
berpikiran sempit akan menganggap Anda sebagai orang yang kurang kerjaan atau
bahkan hanya mengotor-ngotori rumah saja. Tapi jika Anda dapat melakukannya
maka Anda akan mendapat keuntungan lebih. Bagi yang sampahnya hanya berakhir di
pekarangan belakang maka hal tersebut akan mengurangi pencemaran lingkungan. Bayangkan
apabila dalam satu hari saja ada satu barang yang dibuang begitu saja maka
dalam satu tahun akan ada 365 barang bekas yang akan menumpuk, belum lagi jika
dikalikan dengan berapa tahun Anda melakukan hal tersebut. Pasti akan banyak
sekali sampah barang bekas yang belum tentu dapat diurai oleh tanah. Selain
itu, jika sampah yang Anda hasilkan hanya berakhir di Tempat Pembuangan Akhir
Sampah maka Anda dipastikan berperan penting dalam gerakan perusakan
lingkungan.
Lantas
apa keuntungan lainnya jika Anda mengumpulkan barang-barang bekas tersebut?. Satu
jawaban yang pasti yaitu “Pahala”. Yang perlu Anda siapkan yaitu wadah yang
besar, bisa kantong plastik maupun karung bekas. Setiap ada botol atau kaleng
atau apa saja yang punya nilai jual namun tak terpakai, bisa langsung
dimasukkan ke kantong tersebut. Jika sudah menumpuk banyak maka Anda tinggal
memanggil pemulung untuk mengambilnya dengan cuma-cuma. Namun lain ceritanya
jika Anda menjualnya ke tukang rongsok. Atau jika ada tetangga Anda yang kurang
mampu bisa dimintai tolong untuk menjualkannya kepada tukang rongsok dengan
catatan uang hasil penjualan diberikan kepada tetangga tersebut. Mudah bukan??.
Anda tak perlu dipersalahkan karena memiliki andil dalam kerusakan lingkungan
pun dapat pahala pula dari hasil bersedekah tapi tanpa keluar uang sepeserpun.
Jadi intinya kita semua dapat bersedekah walaupun tanpa mengeluarkan uang yang kita
miliki.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar